Profile Umum Strategi

When the joys and glory of tomorrow dream surpass the struggles of today adjustment process, the Change initiatives win
When the joys and glory of tomorrow dream surpass the struggles of today adjustment process, the Change initiatives win

Umumnya ada 4 kuadran praktis  profiles perilaku perseroan dalam formulasi strategis.

 

1. Organisasi yang kuat dalam konsepsual strategis.

Mereka tahu mau kemana dan apa scenario akhir dari perjalanan organiasi, namun lemah dalam eksekusi operational dan lapangan.  Formulasi konsep strategis gagal diterjemahkan secara nyata  kepada insan perseroan di level operatif.   Akhirnya konsep strategis tidak jalan dan menimbulkan apatisme.

 

2.Organisasi amat kuat dalam level operational dan tindakan.  

Namun dalam level strategis, konsepsi  arah dan jangkauan perseroan amat kabur. Tidak ada guideline peta yang jelas kemana sebenarnya tujuan strategis perseroan.  Perseroan teramat sibuk dengan kegiatan-sehari hari, dan masing masing department asyik sendiri-sendiri; Sinergi lebih menjadi jargon daripada kenyataan.

 

3.Organiasi yang lemah dalam bidang operational, maupun dalam formulasi konsep strategis. 

Praktek manajemen lebih sering menggunakan Trial& Error.  Umumnya perseroan amat sulit untuk bertahan.  Kalaupun perseroan dalam kuadran ini mencapai hasil yang baik, amat mungkin hal ini terjadi karena situasi bisnis pas lagi baik, dan mereka berada di tempat yang tepat. Masalah utama dari perseroan di kuadran yang mengalami hal tersebut adalah sustainabilitas, apalagi saat ini ketika kompetisi tidak mengenal batas teritori. 

 

Ketika respon organsiasi itu sepadan dengan tuntutan bisnis di luar, maka perseroan bisa melayani pasar dengan baik. Namun ketika level tuntutan konsumen dan bisnis meningkat, akibat perkembangan berbagai hal secara cepat,  sementara tingkat respons organisasi tetap, maka disana akan ada gap.  Disinilah tantangan Change Management organisasi dan keterkaitannya dengan Business Strategy.  Adalah amat penting untuk memastikan bahwa suatu organisasi melakukan prakarsa perubahan bukan hanya karena ingin melihat sesuatu berbeda dari yang ada saat ini. Akan tetapi bisa melihat relevansinya dari  suatu pemenuhan gambar besar business objectives. itu sebabnya change management dalam organisasi perlu dikaitkan dengan business planing dan strategy.