Temuan terakhir  Gallup Consulting perihal potret keterlibatan pekerja global, alias employee engagement menunjukkan beberapa point yang sangat menarik. Ppada segmen potret engagement di Indonesia, riset   menunjukkan hanya ada sekitar 8 dari 100 kaum pekerja dan profesi yang benar- benar terlibat, paham dan senada dengan apa yang ingin dikejar oleh perusahaan.     Dan ironisnya hamir 15 dari 100 orang justru berkerja berlawanan arah dengan tujuan organisasi, yang sering disebut actively disengaged.  Selebihnya? Sebagian besar, hampir 77 dari 100 orang, bekerja dalam format normatif. Bekerja sebagai kewajiban transaksional.  Dari bahasa yang lugas, kerja semata untuk mendapatkan penghasilan bulanan.         Padahal jika didesain dengan benar, pekerjaan bisa menjadi medium yang hebat, untuk aktualisasi diri,  mengeluarkan potensi dan kekuatan yang  ada dalam tiap tiap orang.   Pekerjaan bisa menjadi salah satu sumber kebahagiaan, rasa happy, dan  meaningful dalam hidup masing masing orang.

Sementara itu, Pada sisi lain temuan lain oleh Hay Consulting menunjukkan  ketika employee engagement, bisa ditangani, kinerja bisa melesat hampir 2.5 kali lipat.  Apalagi jika ditambah dengan faktor enablement, maka beda kinerja yang dihasilkan akan jauh lebih substantial.   Begitu juga dengan berbagai temuan lain yang dikerjakan secara independent oleh lembaga lainnya. Kesemuanya itu menunjukkan Employee engagement, menjadi kunci peningkatan produktifitas. 

Persoalan utamanya, adalah meskipun awerenes perihal impact empoyee engagement terhadap kinerja itu sudah banyak dipahami, yang sering menjadi pertanyaan bagi sebagian besar praktisi adalah bagaimana mengimplementasikannya. Apa stragegi operasionalisasinya, dan bagaimana menginegrasikan konsep enagement kedalam strategi bisnis dan action program sehari-hari.   Riset juga menunjukkan hampir 1 dari 2 organisasi, tidak punya clues tentang bagaimana membawa konsep employee engagement itu kedalam operasionalisasi.  Kalau hal seperti itu juga juga menjadi concern Anda, kini ada satu tool kit yang bisa membantu Anda untuk mereaslisasikannya.   Semua itu dijelaskan dengan ringkas, dan praktis oleh  Hendrik Lim- dalam Happy Work, Happy Life.   Anda segara akan menemukan suatu   Konstruksi manajemen  yang jelas untuk mendesain pekerjaan agar makin banyak pekerja yang senang, terlibat dan enjoy didalam pekerjaannya. Dan Ketika perseroan bisa mendesain hal- hal seperti itu, maka mereka akan segera melihat perbedaan dan peningkatan kinerja yang substantial.    Happy Work Happy Life, sebuah terobosan untuk menghasilkan kinerja dan kepuasan kerja.    Segera hubungi kami untuk mendapatkan pembelian korporat.

Anda ingin tahu teknik Engagement lebih lanjut?  Dapatkan FREE DOWNLOAD E book Happy Work Happy Life. ada 2 free chapter yang tersedia.   dan Jika setelah membacanya anda, ingin mengorder full edition, bisa  lihat di www.defora.co.

thankss

Would you like to share your thoughts?